UMPULAN PUISI indah@234
AKU TAK MENGERTI
terbangun di fajar pagi
dg hati seringan riang
menyukuri indah nya hari
yg penuh dg kasih sayang
melamunkan puncak getaran cinta
senja dg syukur penuh di dalam hasrat diri nya
kemudian terlena dg wajah sang kekasih yg berada di ujung sana
enta mengapa? dia menghindariku
angin yg menhembus kepada nya menyampaikan salam cinta ku pada nya
namun dia tk merasakan hadir nya angin yg menyapa
aku tak mengerti ......
dan aku tak tau........
DO.A KU
angin malam bermelodi
lirih gelora menyapa hadirku
mencoba merasakan semilir kasih sayang mu
angin bertanya kamana cinta ku ini mengarah
bila berpisah.DO.AKU...
ku hanya ingin maut yg memisah kannya
dan takdirkan aku bersama nya di surgamu
aku slalu memujinya namun tak melebihi mu
hingga ku slalu terdengar getaran syahdu dari hati nya
BERHARAP
telah terbayang raut paras nya
dalam naunga negri dewa dewi cinta
di antara asap-asap yg bertebaran dalam penantian menuju persandingan,
manakalah cahaya memudar,rapuh dan hanyut terbawa gelombang
seutas kerinduan memancar dari wajah nya
berharap harapan yg menuju kebersama,an
dalam kepasrahan aku berdo.a
semoga dia yg di takdirkan tuhan untuk,ku
TERBAYANG
terbayang senyum mu
pada gelora yg berterbangan
di antar asap-asap hitam
dalam perjalanan menuju negri cinta
ku bayangkan dirimu...
membayangkan dirimu
dari musim ke musim
“menanti kematian”
Bibir bergumam sendiri
Melihat langit tak jua runtuh
Bingung kurasa hidup ini
Tak ada yg di banggakan lagi
Batu nisan telah menunggu ku
Tanah kubur menanti ku
Para pecangkul berharap kedatangan ku
Kapan waktu nya aku
Sehingga aku bisa membalas penantian mereka
Mengapa tuhan tak kunjung mengambil ku?
Apa yg iya harap kan dari hidup ku
Aku tak mampu menjalani ini
Mereka Semua tak henti-henti mengusik kehidupan ku
Ambil aku
Ambil lah hidup ku
Dan cabut nyawaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar